PERKUAT KERJASAMA ATM DAN TNI DI KAWASAN PERBATASAN | Majalah Tentara Nasional Indonesia

PERKUAT KERJASAMA ATM DAN TNI DI KAWASAN PERBATASAN


Kategori :
Edisi : Rabu, 1 Juni 2022
Penerbit :

Menciptakan Kerja Sama Yang Semakin Kuat, Kokoh, dan Progresif

Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan diplomatik dan menjalin banyak kerja sama. Contoh kerja sama di bidang keamanan antara Indonesia dengan Malaysia, berupa kerja sama menumpas gerombolan komunis di malaysia timur, dan latihan militer bersama. Hubungan diplomatik antara Indonesia Malaysia dimulai sejak Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Malaysia. Selain contoh tersebut, berikut adalah kerja sama di bidang keamaan antara Indonesia dan Malaysia! Menumpas gerombolan komunis Pada masa Orde Baru ketika keluarnya Ketetapan Pemerintah 12 Maret 1966, Indonesia melarang penyebaran paham komunis dan melarang organisasinya.
Pada saat itu ada gerakan komunis bernama PGRS/PARAKU di Kalimantan Barat dan Sarawak. Indonesia dan Malaysia kemudian bekerja sama belakukan pembersihan karena komunis dianggap sebagai musuh bersama.  Konsultasi tahunan tingkat kepala pemerintahan adalah bentuk kerja sama Indonesia dan Malaysia di bidang kedua pemerintah bertemu untuk memberikan arahan bagi pengembangan hubungan antar dua negara agar semakin kuat, kokoh, dan progresif.
Selain High Level Committee (HLC), kita kenal General Border Committee (GBC) yang  merupakan wadah kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Malaysia di bidang militer pertahanan. GBC  menjalin dan mengembangkan hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia untuk meningkatkan militer juga pertahanan kedua negara. Indonesia dan Malaysia melakukan pemberantasan narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya yang masuk ataupun ke luar wilayah kedua negara dan memotong jalur perdaganganya dengan cara mengadakan razia gabungan, peningkatan sumber daya manusia, dan pertukaran informasi.
Ada juga Defence Coorporation Program (DPC) yang merupakan  kerja sama dalam bidang pertahanan keamanan TNI dan militer Malaysia untuk menghadapi ancaman luar terutama dari segi maritim. DPC melakukan kerja sama degan cara pengembangan SDM bersama, pengadaan seminar penjagaan perdamaian, penelitian di bidang pertahanan, patrol maritim bersama, juga latihan militer bersama seperti Latihan Albatros, Latihan Cakrawala Baru, dan juga latihan Kartika-Kangaro. Begitu juga Kepolisian RI dengan Kepolisian Diraja Malaysia dengan cara kerja sama operasi bersama, pertukaran informasi intelijen, pengembangan SDN dan peralatan. Begitu juga mencegah dan menanggulangi perdagangan manusia dari waktu ke waktu semakin canggih dan terorganisir, sehingga menjadi ancaman serius bagi stabilitas negara.

 

Baca Ebook